Jumat, 16 Oktober 2015

JENIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN



JENIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN
A.    Media Audio
1.      Pendengaran
Pendengaran adalah alat untuk mendengarkan. Sebelum johannes Gutenberg menemukan mesin cetak pada 1400-an, kebanyakan informasi disampaikan dari generasi ke generasi secara lisan.
Pada waktu 1926 ditemukan bahwa 70% dari waktu bangun kita dipakai untuk berkomunikasi, yaitu membaca, menulisa, berbicara, dan mendengarkan. Bila waktu yang dipergunakan untuk aktivitas tersebut dibagi-bagi, hasilnya menunjukan bahwa 42% dipakai untuk mendengarkan, 32% untuk bercakap-cakap , 15% untuk membaca, dan 11% untuk menulis.
      Mendengarkan sesungguhnya suatu proses rumit yang melibatkan empat unsur: (1) mendengarkan, (2) memperhatikan, (3) memahami, dan (4) mengingat. Jadi, definisi mendengarkan adalah “proses selektif untuk memperhatikan, mendengarkan, memahami, dan mengingat simbol-simbol pendengaran”.
Unsur pertama dalam proses mendengarkan adalah mendengar. Mendengar merupakan proses fisiologis otomatik penerimaan rangasangan pendengaran (aural stimuli).
Unsur kedua dalam proses mendengarkan adalah perhatian. Memperhatikan rangsangan di lingkungan kita berarti memusatkan kesadaran kita pada rangsangan khusus tertentu.
Unsur ketiga dalam proses mendengarkan adalah memahami. Unsur ini adalah unsur yang paling rumit dalam mendengarkan. Memahami biasanya diartikan sebagai proses pemberian makna pada kata yang kita dengar yang sesuai dengan makna yang dimaksudkan oleh si pengirim pesan.
Unsur keempat dalam proses mendengarkan adalah mengingat. Kebanyakan tes mendengarkan sampai tingkat tertentu menguji berapa banyak kita dapat mengingat apa yang telah kita dengar dan apa yang kita pahami.
2.      Karakteristik Media Audio
Kelebihan media audio
1)      Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dan memungkinkan menjangkau sasaran yang luas.
2)      Mampu mengembangkan daya imajinasi pendengaran.
3)      Mampu memusatkan perhatian siswa pada penggunaan kata, bunyi, dan arti dari kata/bunyi itu.
4)      Sangat tepat/cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa; laboratorium bahasa tidak lepas dari media inti terutama untuk melatih listening.
5)      Mampu mempengaruhi suasana dan perilaku siswa melalui musik latar dan efek suara.
6)      Dapat menyajikan program pendalaman materi yang dibawakan oleh guru-guru atau orang-orang yang memiliki keahlian dibidang tertentu sehingga tema yan dibahas memiliki mutu yang baik dilihat dari segi lmiah karena selalu dilengkapi hasil-hasil obsevasi dan penelitian.
7)      Dapat mengerjakan hal-hal tertentu yang sulit dikerjakan oleh guru, yakni menyajikan pengalaman-pengalaman dunia luar ke dalam kelas; sehingga media audio memungkinkan untuk menghadirkan hal-hal aktual.

B.     Media Visual
Media visual adalah media yang melibatkan indera penglihatan. Terdapat dua jenis pesan yang dimuat dalam media visual, yakni pesan verbal dan nonverbal.
Karakteristik media visual:
1.      Pesan Visual
a.       Gambar
Gambar secara garis besar dapat dibagi pad tiga jenis, yakni sketsa, lukisan dan photo. Sketsa atau bisa disebut juga sebagai gambar garis (stick figure), yakni gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokok suatu objek tanpa detail. Lukisan merupakan gambar hasil presentasi simbolis dan artistik seorang tentang suatu objek atau situasi, dan photo yakni gambar hasil pemotretan atau photografi.
b.      Grafik
Grafik adalah gambar yang sederhana yang banyak sedikitnya merupakan penggambarkan data kuantitatif yang akurat dalam bentuk menarik dan mudah dimengerti.
c.       Diagram
Sebuah diagram merupakan susunan garis-garis dan lebih mneyerupai peta dari pada gambar.
d.      Bagan
Bagan lebih menekankan kepada suatu perkembangan atau suatu proses atau susunan suatu organisasi.
e.       Peta
Peta adalah gambar permukaan bumi atau sebagian daripadanya.

C.    Media Audio Visual
Yaitu media yang menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pengajaran melalui audio-visual adalah produksi dan penggunaan materi yang penyerapannnya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada pemahaman kata atau simbol-simbol yang serupa. Ada beberapa media yang masuk ke dalam jenis media hasil audio-visual yaitu sebagai berikut.
a.       Rekaman audio-tape (tape recorder)
Materi rekaman audio-tape adalah cara ekonomis untuk menyiapkan isi pelajaran atau jenis informasi tertentu yang direkam pada tape magnetik sehingga rekaman itu dapat diputar kembali pada saat diinginkan.
b.      Film dan Video
Film atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame di mana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga terlihat gambar itu hidup.
c.       Televisi
Televisi pendidikan adalah penggunaan program vidio yang direncanakan untuk mencapai tujuan pelajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkannya. Televisi pendidikan tidak hanya sekedar menghibur tetapi yang lebih penting dalah mendidik.
d.      Proyektor Transparansi (OHP)
Transparansi yang diproyeksikan adalah visual baik berupa huruf, lambang, gambar, grafik, atau gabungannya pada lembaran bahan tembus pandang untuk diproyeksikan ke sebuah layar atau dinding melalui sebuah proyektor.
Media hasil teknologi audio-visual memiliki karakteristik yang menjadi ciri-ciri nya yaitu:
a.       biasanya bersifat linear;
b.      biasanya menyajikan visual yang dinamis;
c.       digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya;
d.      merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak;
e.       dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kogniitif;
f.       Umumnya berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah.

Sumber: Munadi, yudhi. 2008. Media pembelajaran. Jakarta: GP Press Group.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar