JENIS DAN KARAKTERISTIK MEDIA
PEMBELAJARAN
A.
Media Audio
1. Pendengaran
Pendengaran adalah alat
untuk mendengarkan. Sebelum johannes Gutenberg menemukan mesin cetak pada
1400-an, kebanyakan informasi disampaikan dari generasi ke generasi secara
lisan.
Pada waktu 1926
ditemukan bahwa 70% dari waktu bangun kita dipakai untuk berkomunikasi, yaitu
membaca, menulisa, berbicara, dan mendengarkan. Bila waktu yang dipergunakan
untuk aktivitas tersebut dibagi-bagi, hasilnya menunjukan bahwa 42% dipakai
untuk mendengarkan, 32% untuk bercakap-cakap , 15% untuk membaca, dan 11% untuk
menulis.
Mendengarkan sesungguhnya suatu proses rumit yang melibatkan
empat unsur: (1) mendengarkan, (2) memperhatikan, (3) memahami, dan (4)
mengingat. Jadi, definisi mendengarkan adalah “proses selektif untuk memperhatikan, mendengarkan, memahami, dan
mengingat simbol-simbol pendengaran”.
Unsur
pertama dalam proses mendengarkan adalah mendengar.
Mendengar merupakan proses fisiologis otomatik penerimaan rangasangan
pendengaran (aural stimuli).
Unsur
kedua dalam proses mendengarkan adalah perhatian. Memperhatikan
rangsangan di lingkungan kita berarti memusatkan kesadaran kita pada rangsangan
khusus tertentu.
Unsur
ketiga dalam proses mendengarkan adalah memahami. Unsur
ini adalah unsur yang paling rumit dalam mendengarkan. Memahami biasanya
diartikan sebagai proses pemberian makna pada kata yang kita dengar yang sesuai
dengan makna yang dimaksudkan oleh si pengirim pesan.
Unsur
keempat dalam proses mendengarkan adalah mengingat.
Kebanyakan tes mendengarkan sampai tingkat tertentu menguji berapa banyak kita
dapat mengingat apa yang telah kita dengar dan apa yang kita pahami.
2. Karakteristik
Media Audio
Kelebihan media audio
1) Mampu
mengatasi keterbatasan ruang dan waktu dan memungkinkan menjangkau sasaran yang
luas.
2) Mampu
mengembangkan daya imajinasi pendengaran.
3) Mampu
memusatkan perhatian siswa pada penggunaan kata, bunyi, dan arti dari
kata/bunyi itu.
4) Sangat
tepat/cocok untuk mengajarkan musik dan bahasa; laboratorium bahasa tidak lepas
dari media inti terutama untuk melatih listening.
5) Mampu
mempengaruhi suasana dan perilaku siswa melalui musik latar dan efek suara.
6) Dapat
menyajikan program pendalaman materi yang dibawakan oleh guru-guru atau
orang-orang yang memiliki keahlian dibidang tertentu sehingga tema yan dibahas
memiliki mutu yang baik dilihat dari segi lmiah karena selalu dilengkapi
hasil-hasil obsevasi dan penelitian.
7) Dapat
mengerjakan hal-hal tertentu yang sulit dikerjakan oleh guru, yakni menyajikan
pengalaman-pengalaman dunia luar ke dalam kelas; sehingga media audio
memungkinkan untuk menghadirkan hal-hal aktual.
B.
Media
Visual
Media visual adalah
media yang melibatkan indera penglihatan. Terdapat dua jenis pesan yang dimuat
dalam media visual, yakni pesan verbal dan nonverbal.
Karakteristik media
visual:
1. Pesan
Visual
a. Gambar
Gambar secara garis besar dapat dibagi pad tiga
jenis, yakni sketsa, lukisan dan photo. Sketsa atau bisa disebut juga sebagai
gambar garis (stick figure), yakni
gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokok suatu
objek tanpa detail. Lukisan merupakan gambar hasil presentasi simbolis dan
artistik seorang tentang suatu objek atau situasi, dan photo yakni gambar hasil
pemotretan atau photografi.
b. Grafik
Grafik adalah gambar yang sederhana yang banyak
sedikitnya merupakan penggambarkan data kuantitatif yang akurat dalam bentuk
menarik dan mudah dimengerti.
c. Diagram
Sebuah diagram merupakan susunan garis-garis dan
lebih mneyerupai peta dari pada gambar.
d. Bagan
Bagan lebih menekankan kepada suatu perkembangan
atau suatu proses atau susunan suatu organisasi.
e. Peta
Peta adalah gambar permukaan bumi atau sebagian
daripadanya.
C.
Media
Audio Visual
Yaitu media yang
menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis
dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pengajaran
melalui audio-visual adalah produksi dan penggunaan materi yang penyerapannnya
melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada
pemahaman kata atau simbol-simbol yang serupa. Ada beberapa media yang masuk ke
dalam jenis media hasil audio-visual yaitu sebagai berikut.
a. Rekaman
audio-tape (tape recorder)
Materi
rekaman audio-tape adalah cara ekonomis untuk menyiapkan isi pelajaran atau
jenis informasi tertentu yang direkam pada tape magnetik sehingga rekaman itu
dapat diputar kembali pada saat diinginkan.
b. Film
dan Video
Film
atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame di mana frame demi frame
diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga terlihat gambar
itu hidup.
c. Televisi
Televisi
pendidikan adalah penggunaan program vidio yang direncanakan untuk mencapai
tujuan pelajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkannya. Televisi
pendidikan tidak hanya sekedar menghibur tetapi yang lebih penting dalah
mendidik.
d. Proyektor
Transparansi (OHP)
Transparansi
yang diproyeksikan adalah visual baik berupa huruf, lambang, gambar, grafik,
atau gabungannya pada lembaran bahan tembus pandang untuk diproyeksikan ke
sebuah layar atau dinding melalui sebuah proyektor.
Media hasil teknologi
audio-visual memiliki karakteristik yang menjadi ciri-ciri nya yaitu:
a. biasanya
bersifat linear;
b. biasanya
menyajikan visual yang dinamis;
c. digunakan
dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya;
d. merupakan
representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak;
e. dikembangkan
menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kogniitif;
f. Umumnya
berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah.
Sumber: Munadi, yudhi. 2008. Media
pembelajaran. Jakarta: GP Press Group.